BALIKPAPAN,Swarakaltim.com. Kota Balikpapan sukses menjadi tuan rumah ajang bergengsi Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2025, yang menegaskan peran kota ini sebagai salah satu pusat pertumbuhan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.
Ajang nasional yang menjadi bagian dari Balikpapan Fest 2025 merupakan agenda unggulan 101 Kalender Event Nasional (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi magnet perhatian publik selama sepekan, 5–10 November 2025.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menyebut, kepercayaan yang diberikan kepada Balikpapan sebagai tuan rumah merupakan bentuk pengakuan terhadap komitmen daerah dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan.
“Balikpapan dikenal sebagai kota yang hijau dan ramah. Melalui ajang nasional seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa pariwisata dapat tumbuh selaras dengan komitmen menjaga lingkungan,” ujar Rahmad saat malam puncak pemilihan di Novotel Balikpapan, Minggu (9/11/2025) malam.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi ajang edukasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk aktif berperan dalam memajukan pariwisata tanpa mengorbankan alam.
Mengusung tema “Era Baru Duta Wisata: Berkontribusi dan Berdampak untuk Masyarakat,” kegiatan ini menghadirkan 13 pasangan finalis dari berbagai provinsi yang dibekali pelatihan karakter, public speaking, hingga kunjungan destinasi unggulan, termasuk ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Malam puncak berlangsung meriah dengan parade busana adat dan sesi debat bertema “Keseimbangan Ekonomi dan Lingkungan dalam Industri Pariwisata.” Pasangan asal Bali, I Dewa Jeevan Momparler dan Putu Gyaan Vigyan Zarathustra, keluar sebagai juara pertama, sementara wakil Kalimantan Timur, Muhammad Nizam Ihsan Fadil dan Arum Janitra Larasati, meraih posisi runner-up.
Selain kompetisi utama, acara juga diwarnai penyerahan pataka tuan rumah Duta Wisata Indonesia 2026 kepada Provinsi Bali, serta pelantikan pengurus baru Dewan Duta Wisata Indonesia 2025–2029.
Senator DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna yang turut hadir mengapresiasi penyelenggaraan di Balikpapan yang dinilai profesional dan berkelas nasional.
“Balikpapan memberi contoh bagaimana event pariwisata dapat diselenggarakan dengan konsep berkelanjutan. Ini selaras dengan arah pembangunan nasional menuju IKN,”katanya.
Ajang ini sekaligus menjadi momentum bagi Balikpapan untuk menegaskan identitasnya sebagai kota penyangga IKN yang berorientasi pada pariwisata hijau dan berdaya saing nasional.(*/pknop117)