BALIKPAPAN,Swarakaltim.com. Pertumbuhan ekonomi Kota Balikpapan yang mencapai 10,11 persen, menjadi sinyal kuat bahwa stabilitas daerah berdampak langsung pada kepercayaan dunia usaha. Demikian diungkapkan Walikota Balikpapan Rahmad Masud dalam kegiatan urusan pemerintahan umum yang dirangkai dengan diskusi kebangsaan serta gerakan lingkungan di DeBoekit Riverside, Manggar, Balikpapan, pada Rabu (29/4/2026).
“Adapun angka pertumbuhan ini tentu patut disyukuri. Tapi yang lebih penting, kita harus paham indikator di balik capaian itu. Balikpapan bisa tumbuh karena ada kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan suasana aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya. Rabu (29/4/2026)
Rahmad menjelaskan, adapun kepercayaan investor di kota Balikpapan, dikarenakan rasa aman dan nyaman menjadi faktor penting bagi investor maupun pelaku usaha saat menentukan lokasi pengembangan bisnis. Jika stabilitas sosial terjaga, peluang investasi akan semakin besar dan berdampak pada terbukanya lapangan kerja baru.
Lanjut Rahmad, pihaknya menilai Balikpapan punya kekuatan besar sebagai kota heterogen yang dihuni berbagai suku, agama, dan budaya. Keberagaman itu justru menjadi modal sosial untuk memperkuat toleransi dan menjaga harmoni masyarakat.
“Balikpapan dan Kalimantan Timur pada umumnya adalah daerah majemuk. Semua suku, agama, dan budaya ada di sini. Kalau kebersamaan, toleransi, dan saling menghormati terus dijaga, maka kehidupan sosial, ekonomi, politik, hingga lingkungan akan berjalan harmonis,” tegasnya.
Rahmad menambahkan, pihaknya mengapresiasi pemerintah pusat yang memberi kepercayaan kepada Balikpapan menjadi tuan rumah kegiatan strategis nasional.Tentunya kehadiran narasumber dari pusat menjadi momentum penting untuk menambah wawasan daerah terkait pentingnya stabilitas pemerintahan umum.
Rahmad menambahkan, agar sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat terus diperkuat agar Balikpapan mampu mempertahankan posisinya sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara yang maju, inklusif, dan berkelanjutan. (Adv Diskominfo Balikpapan)