Pembangunan Infastruktur Jalan dan Jembatan Masuk Prioritas Pemda Mahulu

Juan: Komitmen Pemerintah Membuka Keterisolasian Mahulu Sebagai Beranda NKRI Dengan Negara Tetangga

MAHAKAM ULU, Swara Kaltim – Diakhir masa jabatan kepemimpinan Kepala Daerah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Bupati Bonifasius Belawan Geh dan Wakil Bupati Y Juan Jenau, terus berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur, prioritas jalan dan jembatan di wilayah 50 kampung yang berada di 5 Kecamatann se-Kabupaten Mahulu.

Selain itu, ada yang lebih prioritas lagi yang sangat butuh perhatian oleh Pemprov Kaltim/pusat, dalam hal peningkatan badan jalan Trans Kalimantan lintas Mahulu ke Kutai Barat yang harus ditingkatkan. Hal itu merupakan sebagai lintas urat nadi masyarakat dan pemerintah mahulu dalam percepatan pembangunan infrastruktur daerah perbatasan sebagai beranda NKRI dengan negara tetangga.

Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH, saat memantau pekerjaan insfrastrutur jalan dan jembatan di jalan trans kalimantan

Wakil Bupati Y Juan Jenau mengatakan, daerah perbatasan merupakan daerah yang diprioritaskan dibangun karena daerah perbatasan merupakan beranda NKRI dengan negara tetangga Serawak Malaysia. Kata dia, daerah perbatasan merupakan prioritas pemerintah pusat yang perlu dibangun secepatnya, sehingga maju dan menjadi andalan pemerintah daerah.

“Dalam hal pembangunanan infrastruktur, jalan dan jembatan di daerah otonomi baru tidak lah mudah, karena dalam pembangunan selalu berkordinasi serta dukungan pemerintah provinsi dan pusat. Dari awal pemda mahulu telah mengatur pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan guna membuka keterisolasian daerah secara bertahap atas upaya pemerintahan saat ini dilakukan secara merata di 5 kecamatan se-Mahulu,” ungkap Y Juan Jenau dalam keterang persnya didampingi Asisten I Lilik Yohanes Peng dan Bidang Humas dan Protokol Setdakab Mahulu Adrianus Imat kepada wartawan Senin (23/9/2019).

Sebab, hingga saat ini Pemda Mahulu akan terus memberikan prioritas terhadap pembangunan infrastruktur, jalan dan jembatan di daerah perbatasan secara merata dan berkelanjutan hingga ke wilayah terpencil. Sehingga sejumlah perusahan swasta didaerah tersebut dikerahkan perbantuannya bersama pemda setempat untuk menjaga serta merawat kondisi jalan Trans Kalimantan itu, agar bisa dilalui masyarakat hingga ke daerah kecamatan penghujung di Long Apari dan Long Pahangai.

Wabup Mahulu Y Juan Jenau saat meninjau peningkatan badan jalan dan jembatan wilayah trans kalimantan di Kecamatan Laham dan Long Hubung

“Komitmen pemerintah daerah, provinsi dan pusat untuk membuka keterisolasian wilayah dalam pembangunan infrastruktur sebuah kawasan yang dikembangkan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini. Pembangunan jalan dan jembatan dalam rangka mendukung masyarakat dan pengembangan kegiatan ekonomi, sosial dan budaya secara optimal dan berkelanjutan, serta meningkatkan pembangunan infrastruktur di wilayah Mahulu secara adil dan proporsional,” tandas Juan.

Menurut Juan, pembangunan infrastruktur di perbatasan butuh anggaran biaya cukup besar. Selain pembangunan di 3 kecamatan di hilir riam yaitu, Long Bagun, Laham dan Long Hubung, ada juga 2 kecamatan di hulu riam yakni Long Pahangai dan Long Apari, karena jalan trans kalimantan dikecamatan itu, jalan dan jembatannya masih banyak yang rusak, sehingga perlu perbaikan dan peningkatan agar menjadi baik dan memberi kelancaran bagi masyarakat mengangsur kebutuhan pokok tampa melewati jalur sungai sebagai jalan alternatif selama ini.

“Kita mendukung program serta komitmen pemerintah provinsi/pusat dalam pembangunan infrastruktur secara merata. Karena pembangunan infrastruktur banyak manfaatnya, antara lain meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan produktifitas masyarakat. Kita memang butuh infrastruktur yang memadai di Kabupaten Mahulu semakin baik untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkas Juan.

Penulis: Alfian

Editor: Redaksi

Bagikan:

Related posts