Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Mahulu Resmikan PKM Laham

Caption: Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, meresmikan PKM Laham, ditandai dengan penandatangan prasasti, Jumat (25/9/2020).

MAHAKAM ULU, Swarakaltim.com – Pusat Pelayanan Kesehatan (Puskesmas) PKM Laham di Kecamatan Laham telah beroperasi. Puskesmas yang baru selesai dibangun itu diresmikan langsung oleh Bupati Bonifasius Belawan Geh, Jumat (25/9/2020).

Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh bupati, yang sebelumnya juga dilakukan pengguntingan pita dipintu masuk Puskesmas Laham,  yang dibangun pada tahun 2019 melalui Alokasi Dana Khusus (DAK) Afarmasi pemerintah pusat.

Hadir dalam peresmian PKM Laham, Anggota DPRD Mahulu Geh Luhat, Kepala Dinkes Mahulu, Agustinus Teguh Santoso, Kadis Kominfo Nastion Hibau Djaang, Kabag Humas dan Protokol Yosef Sangiang, Camat Laham Petrus Juk, Ketua PKM Laham Katarina Kerawing, dan sejumlah lembaga instansi terkait.

Bupati Mahulu yang akrab disapa Boni itu dalam sambutannya menyampaikan pembangunan gedung Puskesmas Laham yang baru, tidak lain untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

“Selain itu sudah menjadi komitmen Pemkab Mahulu untuk diterapkan secara menyeluruh bagi pelayanan kesehatan agar maksimal di 5 Kecamatan se-Mahulu. PKM Laham ini dibangun melalui angaran DAK sebesar Rp7.386.944.000, disusul bantuan pemerintah daerah untuk kelengkapan fasilitasnya,” jelas Boni.

Disampaikan Boni, pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Karena itu pembangunan Puskesmas Laham menjadi bagian dari program prioritas pembangunan pemerintah sebagai program Gerbangmas Mahulu.

“Kami akan terus berupaya memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Mahulu. Secara bertahap, pembangunan dimulai dari 2 unit Rumah Sakit Pratama yang telah beroperasi saat ini dan 6 unit Puskesmas ,” tutur Boni.

Selama kurun waktu tiga tahun berturut-turut, ada tiga kawasan yang mendapatkan jatah pembangunan Puskesmas baru, yaitu Puskesmas Tiong Ohang, Puskesmas Long Hubung dan Puskesmas Laham.

Pada kesempatan itu, Boni mengingatkan dengan dibangunnya gedung baru bisa lebih semangat dan inovatif mengajak masyarakat setempat untuk menerapkan pola hidup sehat. Salah satunya, dengan metode pendekatan atau sosialisasi secara berkesinambungan.

“Mari kita jaga kesehatan untuk turut memberikan sosialisasi kepada masyarakat, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sehingga, setiap aktivitas harus tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni wajib memakai masker, jaga jarak antarindividu, dan sering cuci tangan pakai sabun,” tutur Boni.

Penulis : Alfian

Editor   : Redaksi (SK)

Bagikan:

Related posts