FAM Gelar Aksi Terkait Proyek Pembangunan Gedung Dermaga Ilir Tahap 1, ini Penjelasan Kadishub Samarinda.

FAM menggelar aksi di depan kantor Kejaksaan Tinggi jalan Bung Tomo, Rabu (1/9/2021).

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Aksi demo Front Aksi Mahasiswa (FAM) Kalimantan Timur (Kaltim) terkait proyek pembangunan Gedung Dermaga Ilir Tahap 1 di Kantor Kejaksaan Tinggi Kaltim, Rabu (1/9/2021) kemarin pagi.

Di ketahui para mahasiswa ini meminta pihak Kejaksaan melakukan pengusutan proyek Dermaga Pasar Pagi Samarinda dan mendesak agar KPA, PPT, Konsultan Pengawas dan kontraktor diperiksa karena di duga melakukan perbuatan melawan hukum dalam pembangunan itu.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda Herwan Rifa’i menjelaskan terkait pengembalian dana dari lihat PT SMI ke awak media, Rabu (1/9/2021).

Adapun pembangunan dermaga tersebut dilaksanakan oleh PT. Sheba Mahakam Indonesia (PTSMI).

Mendengar Aksi mahasiswa ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Samarinda Herwan Rifa’I menjelaskan bahwa PTSMI sudah melaksanakan kewajibannya sebagaimana direkomendasikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kaltim dalam LHP Nomor: 15.B/LHP/XIX/SMD/V/2021 tanggal 25 Mei 2021.

“PTSMI telah mengembalikan dana atas kelebihan pembayaran yang diterimanya ke kas daerah Pemkot Samarinda dan dilakukan dua kali pembayaran dengan total keseluruhan Rp513.609.000,” katanya saat di temui ruang kerja kantor dishub jalan MT. Haryono, Rabu (1/9/2021).

“Pengembalian dana ini atas rekomendasi dari BPK, dan ini juga sudah saya laporkan ke Inspektur Inspektorat Daerah Kota Samarinda melalui surat resmi tanggal 2 Agustus 2021,” ujarnya.

Mekanisme pembayaran, lanjut Herwan, pertama disetorkan oleh pihak PT SMI ke kas daerah pada tanggal 14 Juli 2021 sebesar Rp250.000.000 dan kedua disetor pada tanggal 30 Juli 2021 sebesar Rp263.609.000,-penyetoran langsung ke kas daerah Samarinda di Bankaltimtara.

“Jadi sudah clear semua tidak ada masalah, apalagi yang mau dipermasalahkan semua sudah beres,” katanya sambil tersenyum.

“Seharusnya mahasiswa ini, jika ingin bertanya atau meminta informasi yang sebenarnya, kami siap kok, dan transparan, apalagi jaman sekarang ini mesti terbuka, jadi kami siap jika ada yang mau bertanya atau menggali informasi yang akurat,” tukasnya. (Adv/AI)

Bagikan:

Related posts