Serbuan TNI AU, Suport Capaian Vaksinasi Di Berau Hingga 50 Persen

Foto saat Bupati Kabupaten Berau Sri Juniarsih Mas meninjau pelaksanaan vaksin covid-19 di Bandara Kalimarau

TANJUNG REDEB, Swara Kaltim.com – Serbuan Vaksinasi corona virus Disease 2019 (covid-19) yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Udara (AU) dalam hal ini Lanud Dhomber Balikpapan dan Lanud Anang Busra Tarakan bersama dengan Yayasan Dharma Berau Coal, Yayasan Tzu Chi Indonesia serta Eka Tjipta Foundation di Bandara Kalimarau jalan Kalimarau Kecamatan Teluk Bayur, Rabu (8/9/2021) sebanyak 2.500 dosis perhari selama 4 hari berturut turut diharapkan mampu mensuport capaian vaksinasi di Kabupaten Berau hingga menginjak angka 50 persen.

Hal itu diungkapkan Bupati Bumi Batiwakkal Sri Juniarsih Mas disela sela meninjau kegiatan serbuan vaksin TNI AU di Bandara Kalimarau, Rabu (8/9/2021). “Insa Allah dengan adanya suport berupa serbuan vaksinasi seperti ini maka capaian vaksinasi di Berau mampu menginjak angka 50 persen. Perkiraan saya sekitar diatas 50 persen bisa dicapai, karena kedepan dalam beberapa waktu lagi akan dilaksanakan vaksinasi kembali,” ungkap orang nomor satu di Berau itu. Program ini tambah beliau, hal istimewa bagi Bumi Batiwakkal. Kenapa demikian, sebab selama ini capaian vaksinasi masih rendah serta sulitnya mendapatkan bantuan vaksin dari Pemerintah Pusat (Pempus).

“Saya juga sangat apresiasi, jumlah vaksin yang akan direalisasikan luar biasa banyak namun pelaksanaan sangat tertib,” ujar Sri Juniarsih lagi. Hal ini lanjut Bupati, mudahan hingga 4 hari kedepan selalu terjaga dimana pelaksanaan vaksinasi terselenggara dengan tertib. Kedepan beliau menilai akan menerapkan sistem yang dilakukan oleh TNI AU dalam melaksanakan serbuan vaksinasi yang hampir tidak menimbulkan kerumunan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu saat pelaksanaan vaksinasi massal di Gedung Graha Pemuda dan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Jl APT Pronoto Kecamatan Tanjung Redeb saat pertama kali vaksin disyaratkan sebagai berkas yang harus dimiliki masyarakat sebelum bepergian keluar daerah.

“Jujur saya sangat salut meskipun ribuan peserta bakl menjadi sasaran serbuan TNI AU ini tetapi hampir tidak terlihat terjadinya kerumunan. Sehingga protokol kesehatan (prokes) yang selalu digemakan guna bisa memutus mata rantai penyebaran corona di kota kita tercinta ini mudahan bisa terealisasi. Artinya pemerintah memang gencar lakukan vaksin guna meningkatkan kekebalan komunal masyarakat, namun kalau pelaksanaan vaksin rentan menimbulkan kerumunan berarti harus dievaluasi. Rangkaian kegiatan TNI AU patut ditiru karena begitu rapih sirkulasi yang ada sehingga tidak menimbulkan kerumunan,” imbuh Srikandi pertama mampu menjadi Bupati di Bumi Batiwakkal, Berau tersebut. (nht/***)

Bagikan:

Related posts