Bantuan Sosial Tunai Tahap 2 Mulai di Berikan Pemerintah Kota

BALIKPAPAN, SwaraKaltim.com – Pemerintah Kota Balikpapan melalui PT Pos Indoensia kembali menyalurkan Bantuan Sosial Tunai tahap kedua bagi 6.282 penerima. Pemberian BST secara simbolis diberikan langsung oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud didampingi Kepala Dinas Sosial Balikpapan Purnomo serta dihadiri Kepala Kantor Pos Cabang Kota Balikpapan, Taufik Dadi Marala bertempat di halaman kantor pemkot Balikpapan.Senin(04/10/2021).

Menurut Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud, bantuan BST tahap kedua dari APBD kota ini diberikan bagi pelaku UMKM yang diusulkan Dinas Tenaga Kerja, korban PHK yang diusulkan Dinas UMKM dan Koperasi, ojek online maupun driver yang diusulkan bandara Sepinggan dan Dinas Perhubungan serta musisi dan olahragawan.

“Kami memberikan bantuan kepada musisi dan olahragawan ini dikarenakan selama status PPKM level 4 diberlakukan, karena mereka tidak mendapatkan pertunjukan live musik di café maupun hotel hotel, sedangkan kegiatan untuk olahraga ditiadakan pertandingan selama pandemi Covid 19,” tegasnya.

Rahmad menjelaskan, adapun bantuan BST kepada pelaku UMKM, korban PHK, Ojol maupun driver, musisi dan olahragawan ini sebesar 300 ribu rupiah. Sedangkan usulan bantuan bagi olahragawan dan musisi adalah usulan dari organisasi perangkat daerah (OPD).

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Cabang Balikpapan Taufik Dodi Marala mengungkapkan, untuk Bantuan Sosial Tunai yang bersumber dari APBD kota sebesar Rp 300 ribu rupiah. PT Pos Indonesia ditunjuk pemerintah kota untuk proses penyaluranya. Penyaluran BST tahap kedua ini dengan total 6.282 penerima.

“Penerima BST mencapai 6.282 ini diantaranya yang menerima BST berasal dari Disnaker 21 penerima, Dishub 1.374 penerima, UMKM 4.367 penerima, Disporapar 120 penerima yang disalurkan mulai 7 hingga 10 Oktober,” tegasnya.

Taufik menjelaskan,untuk lokasi penyaluran ada dibeberapa titik lokasi yang sudah ditentukan, seperti GOR Baru Ulu, GOR Manggar Baru, Gedung Kesenian dan Kantor Pos Klandasan. Sementara itu, bagi warga yang di hari H tidak dapat hadir, maka BST dapat diambil di kantor pos klandasan.

“Untuk BST tahap pertama penerima mencapai 14.406 penerima dengan realisasi baru 52 persen penyaluranya. Adapun penyebab penyaluran baru 52 persen dikarenakan bantuan sosial banyak yang ke double dengan bantuan sosial yang ada seperti bantuan beras, bantuan dari DTKS serta bantuan beras dari BPNT,”

Taufik menegaskan, dalam pemberian bantuan sosial yang ke doble tidak dapat diberikan, dikarenakan pihaknya tidak ingin dikemudian hari menjadi temuan BPK dan KPK. Saat disinggung, bagaimana penyaluran BST bersumber dari kementerian sosial.

“BST yang bersumber dari Kemensos saat ini sudah masuk tahap 15 dan tahap 16, namun diakui masih wacana. Apabila BST dari kementerian sosial terealisasi makan terdapat 6 ribu penerima di kota Balikpapan dengan total nominal 600 ribu urpiah,” tutupnya.(SIS)

Bagikan:

Related posts