Pelatihan dan Pengelolaan Manajerial, Membantu Pelaku Usaha Kecil

BALIKPAPAN, Swarakaltim.com – Pelatihan Pengelolaan Bisnis dan Managemen Wirausaha yang diberikan Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian kota Balikpapan kepada puluhan wirausaha di Balroom hotel Novotel selama 7 hari di apresiasi oleh pelaku usaha mikro dan menengah kota Balikpapan. Karena pelatihan ini dapat mengembangkan usaha yang mereka geluti. Salah satu pemilik Brownis Crispy- Veba Mansyur menjelaskan, meskipun dirinya sudah beberapa kali mengikuti pelatihan ini. Namun sebagai pelaku usaha harus terus mengali dan selalu belajar disetiap pelatihan yang diberikan oleh pemerintah kota. “Dari pelatihan ini pelaku usaha diajarkan manajemen bagaiman memulai usaha yang baik, terus SOP, perizinan,” ujarnya kepada awak media.

Veba menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan selama 7 hari, dimana untuk hari pertama diberikan materi tentang fundamental binis, nobile purpose dan visi misi. Kemudian di hari kedua diberikan materit tentang bisnis model canvas dan barnding for UMKM. “Banyak manfaat yang didapat pelaku usaha dalam mengikuti pelatihan ini dimana pelaku usaha sebagian besar focus pada produksi. Selain itu, pelatihan ini diberikan pelajaran tentang bagaimana manajemen usaha, karyawan, waktu dan keuangan termasuk perizinannya,” katanya.

Veba mengaku, usaha Brownis Crispy belum bergabung dalam sentra industry kecil menengah teritib, Kini dirinya dalam proses pengajuan. “Saya berharap dapat diterima,” ujarnya.

Adapun usaha Brownis Crispy telah dirintisnya sejak pandemi COVID-19 lalu, dimana omset penjualannya saat ini masih dikisaran Rp10 juta perbulannya. Sedangkan bantuan permodalan, ia menambahkan masih belum ada bantuan.

“Namun untuk bantuan CSR dari BUMN, sudah ada. Dan rencananya akan kembali meminta bantuan CSR tersebut,” jelasnya.

Veba menambahkan, untuk pengelolaan usahanya, kini dikerjakan oleh 2 karyawan .Sedangkan untuk penjualan produk masih sekitar Kota Balikpapan dan Samarida.
“Kalau di Balikpapan, sudah bisa ditemukan di mini market, mall dan toko oleh-oleh,” katanya.

Lanjut Veba, dirinya berharap pelatihan yang diberikan oleh pemerintah kota melalui Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian akan terus dilakukan. Karena sangat membantu pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.(*/db)

Loading