Pemkot Balikpapan Perluas Taman Ramah Anak

BALIKPAPAN,Swarakaltim.com.                                 Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperkuat komitmennya mewujudkan kota yang ramah anak dan keluarga. Salah satu langkah yang disiapkan ialah memperluas pembangunan taman ramah anak di sejumlah Kecamatan, sekaligus memperkuat berbagai program pemberdayaan keluarga melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB).

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengatakan penyediaan ruang terbuka hijau yang ramah anak menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak.

“Pemkot Balikpapan sudah menghadirkan beberapa taman ramah anak. Ini memang menjadi salah satu tugas pemerintah untuk menyediakan ruang terbuka hijau maupun tempat bermain yang layak bagi anak-anak di Kota Balikpapan,” ujar Bagus, Senin, 29 Juni 2026.

Menurutnya, sejumlah taman yang telah dilengkapi fasilitas ramah anak di antaranya Taman Bekapai dan Taman Tiga Generasi. Ke depan, konsep serupa akan diperluas agar semakin banyak keluarga memiliki ruang publik yang aman untuk beraktivitas.

“Kami akan terus meningkatkan fasilitas tersebut. Nanti di beberapa kecamatan juga akan kita bangun dan siapkan taman-taman yang ramah bagi keluarga,” katanya.

Bagus menjelaskan, keberadaan taman bukan hanya berfungsi sebagai ruang rekreasi, tetapi juga menjadi wadah interaksi sosial antara orang tua dan anak serta mendukung aktivitas edukatif di ruang terbuka.

Selain pembangunan infrastruktur, Pemkot juga menyiapkan berbagai kebijakan yang mendukung terwujudnya lingkungan ramah keluarga. Program tersebut berada di bawah koordinasi DP3AKB melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Program ramah keluarga sebenarnya sudah masuk dalam program DP3AKB. Di sana ada berbagai kegiatan, mulai dari pembinaan komunitas hingga bimbingan teknis yang bertujuan memperkuat ketahanan keluarga,” jelasnya.

Ia menilai pembangunan keluarga tidak hanya bergantung pada penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga memerlukan penguatan kapasitas orang tua dalam mengasuh dan mendampingi anak menghadapi berbagai tantangan sosial di era digital.

Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong kolaborasi dengan komunitas, lembaga pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat agar program perlindungan anak dan penguatan keluarga dapat menjangkau lebih banyak warga.

Pemkot Balikpapan berharap langkah tersebut semakin memperkuat predikat kota layak anak sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, mempererat hubungan dalam keluarga, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.(Adv Diskominfo Balikpapan)

www.swarakaltim.com @2024