APBD Terjun Bebas, DPRD Ajak OPD Kolaborasi Dukung Program Ke Masyarakat

Tanjung Redeb, Swarakaltim.com – Pasca efisiensi anggaran digenjot oleh Pemerintah Pusat, semenjak tahun anggaran 2026 Kabupaten Berau sudah meraskaan dampaknya. Bahkan tahun 2027, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupate Berau diproyeksikan hanya 2,1 Triliun, Dimana 1 Triliun diantaranya Adalah belanja pegawai. Dalam situasi anggaran yang semakin terpuruk, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau mengajak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berkolaborasi dengan program masing masing yang saling terkait untuk menuntaskan program Pemerintah.
Hal itu diutarakan oleh anggota DPRD Berau Rudi P Mangunsong beberapa waktu lalu di kantornya, Jalan Jend. Gatot Subroto, Sei Bedungun, Tanjung Redeb. Menurutnya jika saat ini masing masing OPD bergerak dengan anggaranya, akan sangat sulit untuk mencapai tujuan, sebab semua mata anggaran kena pangkas.
Beliau mencontohkan program pariwisata, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mengembangkan inovasi untuk mendongkrak pariwisata agar pemasukan dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga bisa berjalan selaras dengan perkembangan wisatanya.
“Kalau kita bicara Pariwisata, yang kita jual bukan hanya Lokasi wisatanya, namun pesona sekitar Lokasi sampai dengan sepanjang akses menuju Lokasi harus tertata dan tertata agar membuat wisatawan nyaman. Misal titik rumah makan, suasana sepanjang jalan, kondisi jalan, titik wisata yang dilewati juga harus tersambung agar mudah diketahui dan dikunjungi, “terang Rudi.
Saat ini menurut Rudi, kalau untuk infrastruktur sudah sangat bagus, bahkan akses menuju Lokasi wisata sampai Kampung paling ujung seperti Teluk Sumbang dengan berbagai wisatanya sudah mulus, termasuk juga di Kepulauan Maratua, Derawan dan Kaniungan.
“Minimal yang sudah ada harus tetap dijaga, namun yang lain juga harus dipikirkan gebrakanya agar semakin menarik minat wisatanya, khususnya posisi dan situasi penginapan, itu juga sangat menentukan kenyamanan pengunjung. Semua itu kan penagananya lintas OPD, tidak bisa ditangani oleh satu atau dua OPD saja, “tutup Rudi. (Nht/*).

www.swarakaltim.com @2024