Pemkot Balikpapan Siapkan Langkah Antisipasi Lebaran, dari Stabilitas Pangan Hingga Operasi Pasar

BALIKPAPAN,Swarakaltim.com.                              Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kondisi masyarakat tetap kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Upaya tersebut dilakukan mulai dari menjaga stabilitas harga bahan pokok, hingga mencegah potensi panic buying terhadap kebutuhan energi.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Agus Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah kota memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat yang digelar aparat kepolisian sebagai bagian dari pengamanan Lebaran.

Menurutnya, dukungan tersebut penting karena sasaran utama dari pengamanan adalah masyarakat, khususnya warga Kota Balikpapan yang menjalani berbagai aktivitas selama periode mudik dan perayaan Idulfitri.

“Pemkot tentu sangat mendukung kegiatan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat, karena objek pengamanan dalam kegiatan ini adalah masyarakat Kota Balikpapan,” ujarnya. Sabtu (14/3/2026)

Ia menjelaskan, selain mendukung pengamanan dari sisi keamanan dan ketertiban, pemerintah kota juga mengambil langkah-langkah strategis di sektor ekonomi untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Salah satu fokus utama adalah menjaga stabilitas bahan pokok penting (bapokting) agar tidak mengalami lonjakan harga menjelang Lebaran. Pemerintah kota terus melakukan pemantauan terhadap distribusi dan ketersediaan bahan pangan di pasar.

Selain itu, pemerintah juga berupaya mengantisipasi potensi panic buying di tengah masyarakat, khususnya terhadap kebutuhan energi seperti bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG.

“Kami berupaya menjaga agar masyarakat tidak melakukan panic buying, baik untuk BBM maupun LPG,” kata Agus.

Di sektor perdagangan, Dinas Perdagangan Kota Balikpapan juga telah menyiapkan sejumlah program untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Program tersebut antara lain pasar murah dan operasi pasar yang akan digelar di beberapa titik.

Kegiatan ini akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, kepolisian, serta instansi terkait lainnya. Dinas Perdagangan sudah menyiapkan rencana pasar murah dan operasi pasar yang akan dilakukan bersama Bank Indonesia, kepolisian, dan pihak-pihak terkait.

Lebih lanjut, Agus mengatakan apel gelar pasukan yang dilaksanakan menjelang Operasi Ketupat memiliki tujuan penting untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan Lebaran benar-benar siap menjalankan tugasnya.

Apel tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi serta integrasi antarinstansi, baik dari unsur pemerintah daerah, kepolisian, maupun pihak terkait lainnya.

“Apel ini secara umum bertujuan untuk mengecek kesiapsiagaan serta integrasi seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan selama masa libur Lebaran,” ujarnya.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap masyarakat dapat menjalani masa Ramadan hingga perayaan Idulfitri dengan aman, nyaman, serta tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan kebutuhan pokok. Berbagai langkah telah disiapkan, agar kebutuhan masyarakat balikpapan terpenuhi.(adv-Dfbpp)

www.swarakaltim.com @2024