Tanjung Redeb, swarakaltim.com – Potensi pariwisata di Kabupaten Berau semakin menunjukan pesonanya. Mulai dari wisata alam seperti danau, air terjun sampai wisata bahari seperti pantai dan kepulauan. Saat ini Kecamatan Biduk Biduk sebagai salah satu wilayah Kabupaten Berau semakin popular dimata wisatawan. Terbukti, semua hotel, penginapan sampai homestay dimusim liburan selalu penuh. Bahkan menurut penjelasan warga sekitar dan media social, banyak wisatawan yang terpaksa menginap di masjid.
Membludaknya wisatawan bukan tanpa alasa, Biduk Biduk memiliki banyak destinasi paling lengkap yang disukai wisatawan, mulai wisata Pantai, kepulauan, danau dua rasa labuan cermin, air terjun tujuh bidadari sampai wisata glamping.
Mulusnya akses darat dari ibukota Tanjung Redeb menuju Kawasan wisata di Biduk Biduk, dan jalan tembus Kutai Timur melalui jembatan Nibung di wilayah karangan yang memangkas jarak dari Bontang dan sekitarnya membuat wisatawan semakin mudah menjangkau Kawasan wisata pesisir tersebut.
Menurut penjelasan salah satu pemilik Hotel Farli di Kampung Biduk Biduk, Farid Wajdi, setiap weekend jarang sekali kamar hotelnya kosong, bahkan jika ada jadwal libur bersama berbarengan dengan weekend, sebulan sebelum liburan tiba, semua kamar sudah penuh.
“Saya menyadari semakin tahun jumlah wisatawan yang berkunjung semakin padat kesini, ini tentunya menjadi peluang emas buat warga disini, mulai dari pengusaha penginapan, kuliner dan UMKM, swalayan sampai dengan penyedia jasa kapal dan jasa lainya yang selalu dibutuhkan oleh wisatawan, “papar Farid.
Farid juga menambahkan, jika semenjak wisatawan ramai berkunjung ke Biduk Biduk, mulai banyak warga lokal dan pengusaha terus membangun Hotel, hal itu guna sebagai salah satu Upaya warga lokal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada semua wisatawan yang datang.
“Selain bangunan Hotel baru, kami juga berupaya menyediakan rumah warga yang masih layak untuk dijadikan Homestay. Jaga jaga saja jika banyak wisatawan yang tidak kebagian penginapan. Kami berharap potensi ini akan terus bisa kami jaga termasuk dukungan penuh dari Pemerintah Kampung, Kecamatan dan Kabupaten agar turut memantau apa yang masih kurang disini guna memberikan kepuasan pelayanan kepada wisatawan, “imbuh Farid seklaigus mengakhiri perbincangan. (Nht).