Pemkot dan Pertamina Gerak Cepat Tangani Keluhan Sebaran Debu, Hasil Uji Laboratorium Ditunggu

BALIKPAPAN,Swarakaltim.com.                                 Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bersama PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait sebaran debu yang diduga berasal dari area kilang.

Penanganan dilakukan melalui pengecekan lapangan, pengambilan sampel debu dan kualitas udara, hingga penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga terdampak.

Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. Menurutnya, respons yang dilakukan Pertamina menunjukkan tanggung jawab perusahaan dalam menangani setiap persoalan yang berpotensi berdampak kepada masyarakat.

“Ini menunjukkan Pertamina sebagai BUMN yang selama ini beroperasi di Kota Balikpapan ikut bertanggung jawab. Mudah-mudahan setiap kejadian yang berasal dari aktivitas perusahaan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat,” ujar Bagus saat ditemui, Minggu (28/6/2026).

Bagus mengatakan, selain melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan berdialog dengan warga, Pertamina juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan untuk memastikan penanganan berlangsung cepat dan transparan.

Menurutnya, komunikasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian persoalan. Karena itu, Pemkot telah meminta manajemen PT Kilang Pertamina Balikpapan memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik.

“Saya sudah berkomunikasi dengan General Manager maupun General Affair Pertamina agar bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat. Alhamdulillah langsung ditindaklanjuti,” katanya.

Sementara itu, Lurah Karang Jati, Dedy Prasetia, mengatakan wilayahnya menjadi salah satu lokasi yang terdampak sebaran debu. Saat ini, sampel debu telah diambil untuk diuji di laboratorium, bersamaan dengan pemeriksaan kualitas udara.

“Saat ini sampel debu sudah diambil dan uji kualitas udara juga sudah dilakukan. Tinggal menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” ujarnya.

Sebagai upaya antisipasi, pemerintah juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas bagi warga yang merasa terdampak. Hingga kini, belum ada laporan masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kejadian tersebut.

Dedy menambahkan, pihak Pertamina bergerak cepat dengan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus mendengarkan keluhan warga.

Pemerintah Kota Balikpapan memastikan akan terus mengawal proses pemeriksaan hingga hasil laboratorium keluar. Hasil tersebut akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab sebaran debu, sekaligus menentukan langkah penanganan selanjutnya. (Adv Diskominfo Balikpapan)

www.swarakaltim.com @2024