Perbaikan Dua Titik Pipa Air Baku, PTMB Meminta Warga Menampung Air

BALIKPAPAN,Swarakaltim.com.                                Direktur Pelayanan PTMB, Ali Rachman, meminta maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan pelayanan selama pekerjaan akibat distribusi air bersih ke sejumlah wilayah di kota Balikpapan tergangu selama 24 jam mulai senin 26 Oktober 2026. Adapun gangguan ini menyusul perbaikan dua titik pipa air baku yang mengharuskan penghentian sementara operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kilometer 8.

“Adapun pemeliharaan tersebut diperlukan untuk menjaga kondisi jaringan dan mendukung keberlangsungan distribusi air bersih dalam jangka panjang. Untuk itu ,dirinya meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut. Perbaikan ini sangat penting dilakukan untuk menjaga keandalan jaringan pipa air baku kita dalam jangka panjang,” tegas Ali Rachman, Minggu (25/10/2026)

Ali Rachman mengaku, adapun wilayah yang berpotensi terdampak mencakup kawasan di sepanjang koridor Jalan Soekarno-Hatta hingga Kampung Baru. Durasi gangguan pada masing-masing wilayah dapat berbeda, bergantung pada kondisi jaringan dan proses pemulihan distribusi setelah perbaikan selesai.

”PTMB menargetkan pekerjaan rampung dalam waktu 24 jam. Namun, penyelesaian tetap bergantung pada kelancaran pekerjaan teknis dan kondisi di lapangan. Setelah perbaikan selesai, distribusi air memerlukan waktu untuk kembali normal sesuai kondisi jaringan,” katanya.

Ali Rachman meminta, kepada pelanggan di wilayah terdampak menampung air bersih secukupnya sebelum pekerjaan dimulai. Masyarakat juga diminta menghemat penggunaan air selama pasokan belum kembali normal, terutama untuk kebutuhan pokok rumah tangga.

”Bagi pelanggan yang membutuhkan pasokan air dalam kondisi mendesak, PTMB menyiagakan armada mobil tangki. Permintaan layanan dapat disampaikan melalui kontak resmi PTMB atau dengan mendatangi posko di Jalan MT Haryono,” ujarnya.

PTMB mengimbau masyarakat memantau informasi resmi perusahaan untuk mengetahui perkembangan perbaikan dan pemulihan distribusi. Langkah antisipasi sejak awal diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar selama pekerjaan berlangsung.(*/pr)

www.swarakaltim.com @2024