Dekranasda Dukung IKM Tempe Asli HB Loa Bakung Go Internasional

SAMARINDA, Swara Kaltim
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kota Samarinda Hj Rinda Wahyuni Andi Harun akan mendukung Industri Kecil Menengah (IKM) Tempe Asli Harapan Bersama (HB) berlokasi di jalan Jakarta Kelurahan Loa Bakung kecamatan Sungai Kunjang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tempe Asli HB yang memproduksi tempe tanpa kulit ini merupakan binaan Dinas Perindustrian kota Samarinda yang akan menembus pasar internasional dengan mengekspor ke Jepang.
“Kita akan mendukung IKM Tempe Asli HB yang akan menembus pasar internasional.

Apalagi setiap daerah beda-beda kualitas dan rasanya tempe. Ini pengalaman pribadi saya. Apalagi sampai ada buyer dari Jepang. Artinya tempe dari IKM kita ini telah memikat pangsa pasar luar negeri,” ucap Rinda yang juga ketua TP PKK Samarinda ini.

Oleh karena itu, lanjut Rinda, Dekranasda bersama Dinas Perindustrian akan memberikan dukungan.
“Harus kita dukung, supaya kerjasama jangka panjang dan bisa diikuti IKM lainnya,” tegas Rinda isteri wali kota Samarinda Dr H Andi Harun.
Misalnya lanjut Rinda yang didampingi Plt kepala Dinas Perindustrian Samarinda Rita Dinar, dengan mendukung pengemasannya.
“Packaging (pengemasan, red) ini penting sehingga menjadi daya tarik,” ungkap Rinda.

Pembinaan ini kata Rinda agar terus berkembang dan mampu bersaing dengan produk serupa di daerah lain. “Apalagi tempenya pak Midun (Owner Tempe Asli HB) sudah mau go Internasional. Jadi ya tidak kalah juga sama yang lain,” ungkapnya.
Dukungan lainnya, lanjut Rinda lagi, dalam waktu dekat Dinas Perindustrian akan membawa Tempe Asli HB kunjungan ke Rumah Tempe Indonesia di Bogor.

“Jadi kita selaku pembina ingin benar-benar menyiapkan sebelum masuk ke pasar internasional. Yang jelas juga membawa nama Samarinda, Kaltim dan Indonesia,” ucap Rinda yang hobi memasak ini.
Ia meyakini jika pembinaan terhadap pelaku IKM ini dilakukan dengan maksimal maka akan memberikan dampak positif terhadap perbaikan pertumbuhan ekonomi.
“Harapannya, nantinya dapat memberikan manfaat bagi perekonomian para perajin. Ini juga sebagai wujud sinergi pemulihan ekonomi secara nasional, sebagaimana pesan Ketua Dekranasda pusat,” pungkas Rinda.

Perajin IKM Tempe Asli HB Midun menambahkan meski selama pandemi mampu mencetak omzet Rp150 juta sampai Rp200 juta per bulannya. (dho)

Bagikan:

Related posts