Polres Kutim Panen 10 Ton Jagung dari Lahan 5 Hektare di Muara Wahau

SANGATTA, Swarakaltim.com — Upaya Polres Kutai Timur (Kutim) memanfaatkan lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan mulai membuahkan hasil. Sebanyak 10 ton jagung pipil berhasil dipanen dari lahan seluas 5 hektare di areal PT DSN Group, Muara Wahau, Jumat (7/8/2026).

Panen tersebut menjadi bukti bahwa pemanfaatan lahan melalui kolaborasi antara aparat, pemerintah, perusahaan dan masyarakat mampu mendorong produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di Kutim.

Kapolres Kutim AKBP Aryansyah mengatakan, panen jagung tersebut merupakan bagian dari dukungan Polres Kutim terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Panen ini sebagai bagian dari dukungan Polres Kutim dalam program ketahanan pangan nasional,” terang Aryansyah.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada sejumlah perusahaan yang turut mendukung program tersebut, di antaranya PT Swakarsa, PT DIN, PT DAN, PT Dewata dan PT Kapas di Kongbeng yang juga telah melakukan panen jagung.

Menurutnya, jagung yang dipanen kali ini ditanam pada 29 Maret 2026. Dalam waktu sekitar lima bulan, tanaman tersebut telah memasuki masa panen.

“Jagung ini ditanam 29 Maret 2026 lalu. Kini dalam waktu lima bulan sudah bisa dipanen,” sebutnya.

Aryansyah menegaskan, keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian dan panen merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan melalui kolaborasi lintas sektor.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Polri siap mendukung melalui sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat agar produktivitas pertanian terus meningkat dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Keberhasilan panen di Muara Wahau sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif.

Sementara itu, Kapolsek Muara Wahau AKP Sumartono mengungkapkan, keberhasilan panen jagung di bulan kemerdekaan RI tersebut merupakan buah kerja sama antara aparat, perusahaan, pemerintah dan masyarakat selama proses budidaya.

“Sinergi yang terjalin selama ini menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Muara Wahau,” ungkapnya.

Panen raya tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Polres Kutim, di antaranya Kabag SDM AKP Slamet Riyadi, Kasat Reskrim AKP Rangga Asprilla Fauza, Kasat Lantas AKP Rezky Nur Harismahendra, Kasi Propam Iptu Ilyas Yulian Haris, Kapolsek Kongbeng Ipda Ardyansa, Forkopimcam, perwakilan PT DSN Group, UPT Pertanian, kepala desa serta personel TNI-Polri.

Kegiatan berlangsung penuh kegembiraan, terlebih hasil panen menunjukkan potensi besar pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat.

Pihak PT DSN Group juga menyatakan dukungannya untuk melanjutkan pemanfaatan lahan perusahaan sebagai areal pertanian. Langkah tersebut diharapkan dapat terus berkontribusi terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kutim. (fan)

www.swarakaltim.com @2024