BALIKPAPAN,Swarakaltim.com. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan resmi meluncurkan sistem B-Connect dengan fasilitas ruangan khusus B-Connect di Kantor Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Minggu (23/8/2026).
Sistem ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pemantauan lalu lintas, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban kota.
Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud. Ia mengatakan, B-Connect memiliki sejumlah manfaat, terutama dalam memantau kondisi lalu lintas, pergerakan kendaraan, hingga kejadian yang membutuhkan penanganan cepat.
“B-Connect tentunya banyak manfaatnya. Positifnya adalah mampu memantau pergerakan jalan, pergerakan warga, termasuk juga kalau ada insiden yang diperlukan seperti tindakan kriminal. Itu bisa langsung kita pantau,” kata Rahmad.
Menurutnya, sistem tersebut mampu merekam aktivitas secara jelas, termasuk informasi waktu dan tanggal kejadian. Data tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah dan aparat dalam menjaga kondusivitas Kota Balikpapan.
“Artinya mudah-mudahan sistem ini akan mampu tetap menjaga kondusif Kota Balikpapan. Ini pesan secara langsung kepada warga, khususnya yang punya niat tidak baik terhadap Kota Balikpapan, pergerakannya akan terpantau,” ujarnya.
Rahmad juga menekankan bahwa pemantauan melalui B-Connect tetap memperhatikan aspek privasi. Informasi tertentu yang bersifat pribadi tidak akan dibuka kepada masyarakat umum.
Ia mengingatkan masyarakat bahwa perkembangan teknologi membuat pergerakan kendaraan di sejumlah kawasan dapat terekam oleh sistem.
“Ini sifatnya silent dan privasi, tidak akan dibuka untuk publik. Tapi saya hanya mengingatkan bahwa pergerakan kita, pergerakan kendaraan, itu akan terpantau dengan jelas,” katanya.
Untuk memperluas jangkauan pengawasan, Rahmad menyebut pemerintah menargetkan pemasangan CCTV di berbagai sudut Kota Balikpapan pada tahun depan, termasuk kawasan perumahan dan gang.
Langkah tersebut ditujukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Insyaallah tahun depan, di setiap sudut Kota Balikpapan, termasuk perumahan dan gang, akan dipasang juga CCTV. Gunanya memberikan jaminan kepada warga Kota Balikpapan bahwa kita hidup dalam keadaan aman dan nyaman,” tutur Rahmad.
B-Connect juga dirancang agar dapat terkoneksi dengan kepolisian dan sejumlah perangkat daerah. Rahmad bahkan meminta agar sistem tersebut dapat terhubung dengan perangkat yang digunakan pimpinan perangkat daerah untuk mendukung pengawasan kendaraan dinas.
“Termasuk saya minta koneksi langsung ke HP saya. Jadi akan saya lihat. Kalau kepala dinas menggunakan mobil di luar jam kerja, itu akan mendapat teguran kalau disalahgunakan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Muhammad Fadli Fathurrahman mengatakan pihaknya telah siap mengaktualisasikan fungsi dan manfaat B-Connect.
Menurut Fadli, saat ini pihaknya masih menunggu konfirmasi dan kesiapan dari pihak kepolisian, khususnya satuan lalu lintas, untuk mengintegrasikan sistem tersebut.
“Kami sudah siap untuk mengaktualisasikan apa yang menjadi fungsi dan kegunaan daripada B-Connect tersebut. Tinggal kita menunggu konfirmasi langsung dengan lantas seperti apa kesiapannya sehingga bisa terkoneksi,” jelasnya.
Ia menjelaskan, B-Connect nantinya akan membagi informasi dan database terkait lalu lintas ke dalam dua kategori, yakni informasi yang dapat diakses masyarakat umum dan informasi yang bersifat privat.
“Manfaat dari B-Connect adalah kita akan membagi dua informasi database terkait masalah lalu lintas. Itu akan bisa dinikmati oleh masyarakat umum dan ada juga yang tidak bersifat publik, itu sifatnya private,” ujar Fadli.
Informasi yang dapat diakses publik nantinya diharapkan membantu masyarakat mengetahui kondisi lalu lintas secara terkini sebelum melakukan aktivitas.
“Ini tentunya akan membawa nuansa baru. Sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mereka bisa mengetahui seperti apa traffic lalu lintas ketika ingin beraktivitas setiap harinya. Itu akan kita sampaikan secara update nanti,” terangnya.( Adv Diskominfo Balikpapan)