Anggaran Porprov Berau Minim, KONI Dorong Perusahaan Ikut Biayai Kontingen

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Persiapan Kabupaten Berau menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur masih terbentur persoalan pendanaan. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bumi Batiuwakkal memperkirakan kebutuhan untuk memberangkatkan kontingen mencapai sekitar Rp10 miliar, sementara anggaran yang tersedia dinilai belum mampu menutup seluruh kebutuhan.
Mengungkapkan hal itu Ketua Umum KONI Berau, Taupan Madjid, saat ditemui di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb beberapa waktu lalu. “Mengacu pada hasil verifikasi, menunjukkan lebih dari 700 atlet akan menjadi bagian dari kontingen Berau, dengan jumlah sekitar 715 atlet. Mereka masih membutuhkan biaya transportasi, akomodasi dan uang saku selama mengikuti pertandingan,” ungkap Taupan.
Lanjutnya menjelaskan, anggaran yang berada di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) masih minim. Bahkan, tambahan anggaran melalui perubahan APBD yang diharapkan dapat memperkuat pembiayaan disebut belum sesuai dengan kebutuhan.
“Kalau dihitung keseluruhan, kebutuhan kontingen bisa sekitar Rp10 miliar. Yang tersedia sekarang belum mencukupi, sehingga perlu ada solusi bersama,” ujarnya.
Kondisi tersebut dinilai semakin berat karena posisi Berau yang cukup jauh dari lokasi pertandingan membuat biaya perjalanan menjadi lebih tinggi dibandingkan sejumlah daerah lain. Taupan menyebut beberapa daerah seperti Samarinda dan Kutai Timur mampu memberangkatkan kontingen dengan jumlah lebih besar, sehingga Berau membutuhkan strategi pembiayaan tambahan agar tidak tertinggal.
“Karena itu, KONI mendorong pemerintah daerah untuk mengajak perusahaan yang beroperasi di Berau, termasuk sektor pertambangan, ikut berkontribusi dalam pembiayaan kontingen. Dukungan tersebut dapat diarahkan untuk kebutuhan yang paling mendesak, terutama transportasi dan akomodasi,” tambah Taupan.
Masih Taupan mencontohkan pelaksanaan Porprov di Kutai Timur pada 2018. Saat itu, kekurangan anggaran sekitar Rp2 miliar dapat ditutupi melalui dukungan perusahaan. Pola serupa dinilai dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi keterbatasan pembiayaan kontingen Berau.
“Pemerintah dan dunia usaha perlu duduk bersama. Kami bisa memaparkan kebutuhan yang masih kurang, kemudian perusahaan dapat membantu sesuai kemampuan,” katanya.
Selain persoalan anggaran kontingen, KONI Berau juga menyoroti perubahan jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Dari rencana awal sebanyak 64 cabang olahraga, muncul wacana pengurangan menjadi 50 cabang karena keterbatasan anggaran penyelenggara.
“Jujur, KONI Berau menolak pengurangan tersebut, khususnya terhadap cabang olahraga yang memiliki keterkaitan dengan persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON). Salah satu yang diperjuangkan adalah cabang olahraga layar yang dinilai berpotensi menyumbangkan banyak medali bagi Berau,” paparnya.
Taupan mengatakan, Berau bahkan siap menjadi lokasi pertandingan layar dengan dukungan anggaran yang relatif terbatas. Ia menilai, apabila penghematan memang diperlukan, pengurangan seharusnya dilakukan pada jumlah nomor pertandingan, bukan menghapus cabang olahraga yang telah masuk dalam rangkaian babak kualifikasi.
“Porprov merupakan tahapan penting untuk menjaring atlet menuju PON. Karena itu, cabang yang sudah masuk proses kualifikasi seharusnya tetap dipertahankan,” tegasnya.
Ia berharap persoalan anggaran dan jumlah cabang olahraga segera mendapatkan kepastian melalui koordinasi antara pemerintah daerah, KONI, Dispora serta KONI Provinsi Kaltim. Taupan juga meminta Sekretaris Daerah Berau yang ditunjuk sebagai ketua tim kontingen dapat memfasilitasi pertemuan dengan perusahaan dan pihak lain yang memiliki kepedulian terhadap olahraga.
Menurutnya, keputusan cepat diperlukan karena persiapan kontingen tidak hanya menyangkut keberangkatan atlet, tetapi juga menentukan peluang Berau mempertahankan daya saing dan mengejar target prestasi pada Porprov mendatang.
“Kita berharap semua pihak bisa bersinergi. Kalau kebutuhan pembiayaan dapat ditutup bersama, atlet bisa berangkat dengan persiapan dan dukungan yang lebih maksimal,” pungkasnya. (Nht/Bintang)

www.swarakaltim.com @2024