TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Menurut Direktur Perusahaan umum daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, melalui Manajer Hubungan Pelanggan Rudy Hartono mengatakan saat ini filter tambahan sedang dalam tahap pengerjaan di lapangan.
“Sebab, filter yang sudah ada sekarang tidak bisa dibiarkan berlangsung dalam jangka panjang tanpa adanya penguatan fasilitas pendukung. Pengoperasian instalasi di atas kapasitas ideal berpotensi memengaruhi efisiensi pengolahan serta memperbesar tantangan dalam menjaga kualitas air secara konsisten,” katanya.
Karena itu, pembangunan filter tambahan dipandang sebagai solusi yang diperlukan untuk meningkatkan kemampuan sistem pengolahan air. Selain membantu memperkuat kapasitas produksi, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu menghasilkan kualitas air yang lebih baik sebelum didistribusikan ke pelanggan.
Selama ini kualitas air yang disalurkan kepada masyarakat sebenarnya masih memenuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Hasil pengujian menunjukkan tingkat kekeruhan air masih berada dalam batas aman yang diperbolehkan regulasi.
“Meski demikian, perusahaan tidak ingin hanya berfokus pada pemenuhan standar minimum. Karena itu peningkatan kualitas layanan harus terus dilakukan agar masyarakat memperoleh air dengan kualitas yang semakin baik seiring perkembangan teknologi pengolahan air,” tuturnya lagi.
Keberadaan filter tambahan ini lanjutnya diharapkan mampu meningkatkan kemampuan instalasi dalam menyaring partikel-partikel halus yang masih terkandung dalam air baku sebelum dialirkan ke jaringan distribusi. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menghadapi tantangan kualitas sumber air yang dapat berubah sewaktu-waktu akibat faktor cuaca maupun kondisi lingkungan.
Di sisi lain, pembangunan fasilitas baru tersebut juga merupakan respons terhadap meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas layanan air bersih. Seiring bertambahnya jumlah pelanggan, tuntutan terhadap kontinuitas pasokan dan kualitas air juga semakin tinggi.
“Jadi investasi pada sektor pengolahan menjadi langkah penting untuk memastikan pelayanan tetap mampu mengikuti pertumbuhan kebutuhan masyarakat di masa mendatang,” imbuh Rudy.
Tanpa peningkatan kapasitas dan kualitas fasilitas produksi, perusahaan akan menghadapi kesulitan dalam menjaga keseimbangan antara jumlah pelanggan dan kemampuan sistem pengolahan yang tersedia.
“Tujuan utama pembangunan ini adalah memastikan pelayanan air bersih tetap terjaga dalam jangka panjang. Kami ingin masyarakat tidak hanya mendapatkan pasokan yang cukup, tetapi juga kualitas air yang semakin baik dari waktu ke waktu,” tegasnya.
Perumda Batiwakkal berharap pembangunan fasilitas filter tambahan tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk menjawab tantangan pelayanan air bersih di Berau. Dengan kapasitas pengolahan yang semakin kuat dan kualitas produksi yang lebih optimal, perusahaan optimistis mampu memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus meningkat tanpa mengabaikan standar pelayanan yang telah ditetapkan.
“Upaya itu kami lakukan sebagai komitmen perusahaan dalam memperkuat infrastruktur air bersih daerah, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih andal, berkelanjutan, dan sesuai dengan tuntutan perkembangan wilayah di masa depan,” pungkasnya menjawab pertanyaan. (Nht/Bin)